Perkembangbiakan Tanaman Secara Aseksual Mencakup Apomiksis & Kelompok Vegetatif

Posted: October 18, 2012 in TULISAN

1. Perkembangbiakan (Reproduksi) tanaman secara vegetatif

Reproduksi vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual (tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina). Reproduksi vegetatif bisa terjadi secara alami maupun buatan.

A. Perkembangbiakan vegetatif alami

Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan tidak menanam bijinya atau buahnya, tanpa penyerbukan atau secara tidak kawin. Dimana, makhluk hidup baru terbentuk tanpa campur tangan manusia.

Yang termasuk kedalam perkembangbiakan vegetatif alami adalah :

1. Pembentukan tunas

Tunas biasanya tumbuh disamping induknya, induk dengan tunas yang masing-masing dianggap induvidu baru dan akan membentuk rumpun dan tunas tersebut berasal dari tunas ketiak bagian tumbuhan di dalam tanah. Pertumbuhan tunas menjadi lebih baik sesuai yang diharapkan, dengan adanya bantuan faktor lingkungan seperti suhu, derajat keasaman,kelembaban dan cadangan makanan yang cukup.

Contoh tumbuhan bertunas yaitu : Pakis haji (cycas rumphii), Bambu (Bambusa sp), Pisang (Musa paradisiaca), Nanas, Palem dan Tebu.

 

 

2. Rizoma (Rimpang)

Rimpang adalah bagian batang yang tumbuh mendatar didalam tanah dan menyerupai akar. Batang-batang beruas-ruas dan disetiap ruas dapat tumbuh tunas. Jika kita memotongnya dengan menyertakan ruasnya, kemudian kita tanam, potongan batang tersebut menjadi individu baru. Diruas akan tumbuh tunas dan semakin lama semakin besar. Batang ini masih berhubungan dengan tanaman induknya dan dari bagian inilah calon individu baru tumbuh dan berkembang.

Rimpang mempunyai ciri-ciri :

1. bentuk seperti akar, tetapi berbuku-buku seperti batang

2. pada setiap buku/ruas terdapat daun yang berubah menjadi sisik

3. di setiap ketiak sisik terdapat mata tunas.

Jika ujung rizoma atau tunas ketiak tumbuh menjadi tumbuhan baru, maka tumbuha tersebut tetap bergabung dengan tumbuhan induk dan membentuk rumpun.

Contoh tumbuhan rizoma lengkuas (alpina officinarum), jahe (zingiber officinale), kunyit ( curcuma domestica), kencur (kaempferia galangal), temulawak, dan lidah mertua (sansivera sp).


3. Umbi lapis (Bulbus)

Umbi lapis adalah umbi yang berlapis-lapis dan ditengahnya tumbuh tunas. Umbi lapis terdiri atas daun yang mengelilingi cakram (batang) dan membengkak didalam tanah. Pada permukaan atas dari setiap buku, tumbuh daun yang tebal dengan satu atau dua kuncup ketiak yang letaknya berdekatan sehingga seperti berlapis-lapis. Pada permukaan bawah dari setiap buku, tumbuh akar serabut tepat dibawah batangnya (cakram).Umbi lapis merupakan umbi yang berlapis-lapis dan dibagian pangkalnya terdapat batang sangat pendek yang disebut cakram dan suing yang merupkan tunas sebagai calon individu baru. Tunas tersebut semakin lama semakin besar membentuk suing.

Contoh tumbuhan yang umbi lapis yaitu bawang merah (allium cepa), bawang putih (allium sativum), bawang daun (allium fistulosum), bunga bakung (crinum asiaticum), dan bunga tulip.

4. Umbi batang

Umbi batang adalah batang yang tumbuh ke dalam tanah, ujung batang tersebut menggembung membentuk umbi untuk menyimpan cadangan makanan, terutama zat tepung. Pada suatu lekukan di permukaan batang atau umbi tersebut terdapat tunas yang disebut mata tunas. Umbi batang merupakan batang yang menggembung karena berisi cadangan makanan dan pada permukannya terdapat daun yang berubah menjadi sisik. Pada ketiak sisik terdapat mata tunas sebagai calon individu baru.

Contoh tumbuhan umbi batang yaitu kentang (solanum tuberrodum), ubi jalar(ipomoea batatas), gadung (dioscorea hispida), dan gambili (dioscorea aculata).

 

5. Geragih atau stolon

Geragih adalah batang yang tumbuh mendatar diatas permukaan tanah. Geragih merupakan batang yang menjalar diatas permukaan tanah dan apabila batang tersebut tertimbun tanah akan tumbuh menjadi tanaman bar Tunas pada buku-buku batang dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Ujung geragih yang menyentuh tanah akan membelok keatas. Pada bagian bawah geragih muncul akar serabut, walaupun tetap berhubungan dengan induknya, namun tumbuhan baru itu tidak bergantung pada induknya..

Contoh tanaman geragih diatas permukaan tanah yaitu pegagan (centella asiatica), arbei, dan semanggi. Ada geragih yang menjalar dibawah permukaan tanah dan disebut stolon. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar), dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Contoh tumbuhan bergeragih dibawah permukaan tanah adalah rumput teki(cyperus rotundus) dan rumput pantai (spinifex sp) serta strawberry.

 

6. Umbi akar

Umbi akar adalah akar yang berubah fungsi sebagai penyimpan cadangan makanan dan hanya dapat tumbuh menjadi individu baru apabila ditanam bersama sedikit batang yang bertunas. Ciri-ciri umbi akar adalah umbi tidak berbuku-buku , umbi tidak mempunyai kuncup dan daun, dan umbi tidak mempunyai mata tunas. Jika umbi akar ditanam, maka akan tumbuh tunas-tunas baru dari bagian yang merupakan sisa batang. Tunas inilah yang kemudian menjadi individu baru.

Contoh tumbuhan umbi akar adalah singkong (manihot utilissima), dahlia dan wortel.

7. Tunas adventif

Tunas adventif atau tunas liar adalah tunas yang tidak tumbuh diujung batang atau ketiak daun. Tunas adventif yang dipisahkan dari induknya dapat tumbuh membentuk individu baru. Contoh tunas adventif pada akar adalah kersen (muntingia calabura), sukun (arthocarpus communis), kesemek (dyospiros knaki), jambu biji (psidium guavajava) dan cemara. Tunas yang tumbuh didaun disebut dengan tunas daun. Tunas tersebut dapat membentuk daun dan akar sehingga seperti tumbuhan kecil yang menempel pada tumbuhan. Contoh tumbuhan tunas daun yaitu cocor bebek dan begonia.

 

8. Spora

Tumbuhan yang berkembang biak dengan spora antara lain tumbuhan paku, jamur, dan ganggang. Bentuk spora seperti biji, tetapi sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata saja. Spora dapat digunakan dengan menggunakan mikroskop. Spora dibentuk dan disimpan di dalam kotak spora yang disebut sporangium.

Tumbuhan paku mempunyai bentuk daun yang indah. Sporangium pada tumbuhan paku terdapat pada bagian bawah daun. Jika daun dibalik, maka kita dapat melihat kotak sporadic bagian tepi daun. Jamur tidak mempunyai zat hijau daun. Jamur tidak berbunga. Oleh karena itu, jamur tidak berbuah dan berbiji.

Jamur tumbuh di tempat-tempat yang lembap, misalnya pada tumbuhan dan hewan yang telah mati, serta pada makanan yang sudah basi. Jamur berkembang biak dengan spora. Pada jamur tempe, sporangium terletak pada ujung hifa yang menggembung.

Hifa adalah benang-benang yang menyusun tubuh jamur. Sporangium jamur berisi banyak spora. Setiap hifa akan membentuk cabang-cabang yang disebut rhizoid. Setiap spora dilengkapi bulu cambuk atau bulu getar yang berguna sebagai alat gerak air. Spora seperti ini disebut zoospora.

9. Membelah diri

Tumbuhan tingkat rendah berkembang biak dengan membelah diri. Tumbuhan tingkat rendah itu terdiri atas satu sel, misalnya ganggang hijau. Jadi, ganggang hijau memperoleh keturunan dengan cara membelah diri sel tubuhnya menjadi dua.

10. Hormegenium

Hormegenium adalah perkembangbiakan yang terjadi pada tumbuhan ganggang berbentuk benang dengan cara memutus benang yang ada. Pada benang yang terputus nantinya kana tumbuh individu baru.

 

 

B. Perkembangbiakan vegetatif buatan

Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan tidak menanam bijinya atau buahnya, tanpa penyerbukan atau secara tidak kawin. Dimana, makhluk hidup baru terbentuk dengan campur tangan manusia.

a. Mencangkok / Cangkok adalah suatu cara mengembangbiakkan tumbuhan dengan jalan menguliti batang yang ada lalu bungkus dengan tanah agar akarnya tumbuh. Jika akar sudah muncul akar yang kokoh, maka batang tersebut sudah bisa dipotong dan ditanam di tempat lain.

b. Merunduk / Menunduk, adalah teknik berkembang biak tumbuh-tumbuhan dengan cara menundukkan batang tanaman ke tanah dengan harapan akan tumbuh akar. Setelah akar timbul, maka batang sudah bisa dipotong dan dibawa ke tempat lain.

c. Menyetek / Nyetek, adalah perkembangbiak tumbuhan dengan jalan menanam batang tanaman agar tumbuh menjadi tanaman baru. Contohnya seperti singkong.


 

 d. Menyambung / Mengenten, adalah perkembang biakan buatan yang biasanya dilakukan pada tumbuhan sejenis buah-buahan atau ketela pohon demi mendapatkan kualitas buat yang baik

 

2. APOMIKSIS

Apomiksis
adalah suatu bentuk reproduksi non-seksual pada tumbuhan melalui biji. Pada apomiksis, kecambah(-kecambah) muncul dari biji tetapi bukan berasal dari embrio (lembaga), melainkan dari jaringan maternal (asal tetua betina). Akibatnya, secara genetik tumbuhan-tumbuhan baru yang muncul adalah identik dengan tetua betinanya (klon). Walaupun demikian, sekarang ditemukan kasus “apomiksis jantan” yang terjadi pada sejenis sipres (Cupressus dupreziana).[1]

    Kasus apomiksis banyak terjadi pada tumbuhan tropika. Beberapa varietas
manggis dan kerabatnya (marga
Garcinia) dapat memperbanyak hanya melalui apomiksis. Contoh tumbuhan lain yang diketahui memiliki perilaku ini adalah berbagai jenis jeruk dan duku.

Terdapat tiga golongan apomiksis:

    1.Parthenogenesis yaitu embrio terbentuk dari embrio yang tidak dibuahi,kalau terjadi meiosis maka turunannya memiliki jumlah kromosom n;contohnya Nicotiana,solanum. kalau kejadian abnormal, maka turunannya memiliki jumlah kromosom 2n; contoh Teraxacum.

    2.Apogami yaitu terjadi penggabungan 2 sel kantong embryo,dapat menghasilkan turunan haploid atau diploid ( pada Allium ).

    3.Apospory yaitu kantong embryo terbentuk langsung dari sel somatic ( integument, nucleus ),tanpa pembentukan spora dan tanpa pembuahan sehingga turunannya diploid.

Kasih Comentnya Dong ...!!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s