Mekanisme Terjadinya Fhotosintesis

Posted: October 17, 2012 in TULISAN

PROSES FHOTOSINTESIS

Fotosintesis merupakan proses yang mengubah energi matahari menjadi energi kimia.

Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi.

  • Fotosintesis terjadi di kloroplas
  • Daun pada tanaman merupakan tempat utama terjadinya fotosintesis


Energi mengalir ke dalam suatu ekosistem sebagai cahaya matahari dan meninggalkannya dalam bentuk panas.


  • Proses dimana organisme yang memiliki kloroplas mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia
  • Melibatkan 2 lintasan metabolik
  • Reaksi terang: mengubah energi matahari menjadi energi seluler
  • Siklus Calvin: reduksi CO2 menjadi CH2O



Pada fotosintesis

Reduksi CO2 menjadi karbohidrat melalui oksidasi carrier energi (ATP, NADPH)

Reaksi terang memberi energi pada carrier

Reaksi gelap (siklus Calvin) menghasilkan PGAL (phosphoglyceraldehyde)

Fotosintesis terdiri dari dua proses yaitu

-Reaksi terang

-Siklus Calvin



Struktur kloroplas

  • Tilakoid adalah sistem membran dalam kloroplas (tempat terjadinya reaksi terang). Memisahkan kloroplas menjadi ruang tilakoid dan stroma
  • Grana kumpulan tilakoid dalam kloroplas
  • Stroma: daerah cair antara tilakoid dan membran dalam tempat terjadi siklus Calvin


  • Tanaman CAM
    • Membuka stomatanya pada malam hari, menggabungkan CO2 ke dalam asam organik

    Selama siang hari, stomata tertutup

    • CO2 dilepaskan dari asam organik untuk digunakan dalam siklus Calvin.

Proses yang terjadi di stomata :



RESPON TANAMAN TERHADAP PENINGKATAN CO2

Peningkatan kosentrasi CO2 di atmosfer sudah terjadi sejak beberapa ratus tahun yang lalu,namun lajunya mengalami peningkatan yang sangat tinggi dalam beberapa dekade terakhir. Halini memicu terjadinya adaptasi tanaman terhadap perubahan karakteristik daun.Sebuah pengamatan dengan menggunakan mikroskop elektron menunjukkan adanya penipisanpada dinding bundle seath cell pada tanaman yang ditanam pada kosentrasi CO2 700 μl l-1dibandingkan dengan tanaman yang ditanam pada kosentrasi 350 μl l-1. Hal ini diakibatkan oleh penurunan jumlah suberin pada dinding sel dan menyebabkan terjadinya peningkatanpermeabilitas bundle seath cell terhadap CO2

Hasil tanaman sangat tergantung dari proses fotosintesis. Terjadi perbedaan respon fotosintesisantara jenis tanaman C3 dan C4 terhadap perubahan kosentrasi CO2 di udara. Beberapa tanamanmengalami perubahan biokimia sebagai tanggapan atas peningkatan CO2 Fotosintesis padatanaman C3 mengalami peningkatan dengan bertambahnya kosentrasi CO2.

Comments
  1. wonderful post.Never knew this, regards for letting me know.

Kasih Comentnya Dong ...!!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s