Magnesium (Mg) Dalam Tanah

Posted: October 17, 2012 in TULISAN

Magnesium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Mg dan nomor atom 12 serta berat atom 24,31. Magnesium adalah elemen terbanyak kedelapan yang membentuk 2% berat kulit bumi, serta merupakan unsur terlarut ketiga terbanyak pada air laut. Logam alkali tanah ini terutama digunakan sebagai zat campuran (alloy) untuk membuat campuran alumunium-magnesium yang sering disebut “magnalium” atau “magnelium”.

Selama masa pertumbuhan dan perkembangan, tanaman membutuhkan beberapa unsur hara yang salah satunya meliputi: Magnesium (Mg). Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial. Unsur hara essensial berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman diperlukan dalam jumlah besar atau disebut unsur hara makro.

Sumber Mg-tanah

a. Mineral primer

1. Dolomit : CaMg(CO3)2

Komposisi kimia : MgO 21.7%, CaO 30.4%, CO2 47.9%

Sistem : Trigonal, Simetri rhombohedral

Warna : Putih kelabu

Kekerasan : 3.5 – 4.0 ; Rapuh

Berat jenis : 1.8 – 2.9

Sifat diagnostik : Kondisi dingin lambat bereaksi dengan HCl

2. Biotit : K(Mg,Fe)3 (AlSi3O10)(OH)2

Sistem : Monoklinik

Habit : Kristalnya prisma pseudo-heksagonal, seringkali pipih berlapis

Belahan : Sempurna

Kekerasan : 2.5

Berat jenis : 2.8 – 3.4

Warna : Kuning pucat hingga coklat

Komposisi kimia : Komposisinya beragam. Sebagian K diganti oleh Na, Ca, Rb, Cs. Mg dapat diganti oleh fero dan feri; sebagian OH dapat diganti oleh F

3. Klorit : (Mg, Fe,Al)6 (Al,Si)4O10 (OH)8

Sistem : Monoklinik

Habit : Kristal pseudo-heksagonal

Warna : Hijau khas

Kekerasan : 2.5

Berat jenis : 2.6 – 3.3

Warna : Hijau khas

Komposisi kimia : Mg dan Fe dapat saling menggantikan

4. Serpentin

5. Olivin

Bahan Pupuk:

1. MgSO4.7H2O        2. MgSO4.H2O

3. K-Mg-sulfat                        4. Magnesia                 5. Basic slag

Kation magnesium dalam larutan tanah dapat mengalami:

1. Hilang bersama air drainase: Proses pencucian

2. Diserap oleh organisme

3. Dijerap pada permukaan koloid tanah

4. Diendapkan sebagai senyawa kalsium sekunder

Faktor ketersediaan Magnesium tanah:

1. Jumlah kalsium dapat ditukar (Mg++ yang dijerap oleh koloid tanah)

2. Derajat kejenuhan Mg dari kompleks pertukaran

3. Tipe koloid tanah

4. Sifat ion-ion komplementer yg dijerap oleh koloid tanah

Mg-dd (me/100g)
Nilai Magnesium dapat ditukar atau Mg-dd (me/100g) dalam tanah dikelompokkan dalam lima kategori berikut:
(1) sangat rendah untuk nilai Mg-dd (mg/100 g) < 0,4,
(2) rendah untuk nilai Mg-dd (mg/100 g) berkisar antara 0,4 s/d 0,1,
(3) sedang untuk nilai Mg-dd (mg/100 g) berkisar antara 1,1 s/d 2,0,
(4) tinggi untuk nilai Mg-dd (mg/100 g) berkisar antara 2,1 s/d 8,0 dan
(5) sangat tinggi untuk nilai Mg-dd (mg/100g) > 8,0.

Diserap tanaman dalam bentuk ino Mg2+. Berfungsi sebagai penyusun klorofil, aktifator enzim pada ribosom,kloroplas dan foto sintesa. Magnesium termasuk unsur mobil. Kadar magnesium dalam tanaman sekitar 0,5%, relatif rendah jika dibandingkan dengan kadar kalium dan kalsium. Makin tinggi penyerapan kalium, maka penyerapan magnesium makin rendah. Pada tanaman peranan magnesium sangat vital diantaranya mengaktifkan enzim yang berkaitan dengan metabolisme karbohidrat, enzim pernafasan, dan sebagai katalisator, kofaktor dan menyusun protein. Tanaman yang kekurangan magnesium akan terhenti penyusunan RNA, terhambatnya penyusunan protein dan molekul klorofil. Gejala defisiensi pada tanaman menunjukkan klorosis diantara tulang daun tua, jika berjalan terus maka tanaman akan kering dan mati.

 

Kasih Comentnya Dong ...!!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s