Bahan Penyusun Tanah

Posted: February 10, 2012 in TULISAN

Tanah tersusun atas 4 bahan utama, yaitu: bahan mineral, bahan organik, air dan udara.

Untuk lebih jelasnya kita bahas satu-per satu secara singkat :
1. Bahan Mineral
– Berasal dari hasil pelapukan batuan.
– Susunan mineral dalam tanah berbeda-beda sesuai susunan mineral batuan induknya (beku, malihan dan endapan)
– Ukuran mineral :
· kerikil, kerakal, batuan : > 2 mm
· pasir : 2 mm – 50 u
· debu : 50 u – 2 u
· liat : < 2 u
– Mineral dapat dibedakan menjadi : mineral primer dan mineral sekunder.
Mineral primer adalah mineral yang berasal langsung dari batuan yang dilapuk, umumnya dalam fraksi-fraksi pasir dan debu.
Mineral sekunder baru yang terbentuk selama proses pembentukan tanah berlangsung, umumnya dalam fraksi liat.

2. Bahan Organik
– Hasil penimbunan sisa-sisa tumbuhan dan binatang, sebagian telah mengalami pelapukan dan pembentukan kembali menjadi mangsa jasad mikro, sehingga sifatnya selalu berubah atau tidak mantap.
– Kadar bahan organik pada tanah mineral umumnya < 3%.
– Berfungsi sebagai perekat butiran tanah, sumber utama unsur N, P dan S, meningkatkan kemampuan tanah dan menahan air dan hara serta sebagai sumber energi bagi jasad mikro.
– Komposisi :
a. jaringan asli (bagian akar dan atas tanaman) dan bagian baru yang telah mengalami pelapukan.
b. humus : telah diubah dari sifat aslinya secara menyeluruh, berwarna hitam, bersifat kolodial, kemampuan menahan air dan ion lebih besar dari liat.

3. Air
– Dalam tanah terdapat dalam ruang pori tanah.
– Kuat atau tidaknya air ditahan oleh tanah yang mempengaruhi tingkat ketersediaan air tanah bagi tanaman.
– Air dalam pori besar umumnya tidak tersedia bagi tanaman karena segera hilang merembves ke bawah.
– Air dalam pori sedang: mudah diserap oleh tanah.
– Air dalam pori halus : sulit diambil oleh tanaman. Jadi, tidak semua air dalam tanah tersedia bagi tanaman, sebagian tetap tinggal dalam tanah.
– Larutan tanah mengandung garam-garam larut, sebagian besar berupa hara tanaman :
· N, P ,K Ca, Mg dan S (hara makro)
· Fe,Mn, B, Mo,Cu, Zn dan Cl (hara mikro)
– Terjadi dinamika hara dengan adanya pertukaran antara hara dalam larutan dengan yang terdapat di permukaan tanah.

4. Udara
– Menempati pori tanah (terutama sedang dan besar)
– Jumlahnya berubah-ubah tergantung kondisi air tanah.
– Susunannya tergantung dari reaksi yang terjadi dalam tanah :
· uap air > atmosfer
· CO2 > atmosfer
· O2 < atmosfer (bervariasi dipengaruhi kandungan CO2 dalam tanah)

Kasih Comentnya Dong ...!!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s