Hama dan Penyakit Pada Tanaman Tomat

Posted: June 7, 2011 in TULISAN

A. Hama Pada Tanaman tomat. Hasil panen tomat yang berkualitas, selain ditentukan oleh  dan pemupukan juga terganutung dari cara mengatasi hama dan penyakitnya. Para petani di Indonesia umumnya menghabiskan 40% biaya untuk mengatasi hama  dan penyakit tanaman tomat.

Ada beberapa langkah untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman tomat, yaitu: mengetahui jenis hama dan penyakitnya, tingkat serangan, memilih perlakuan yang tepat untuk mengendalikannya. Pada artikel ini, saya akan berbagi informasi mengenai hama dan penyakit . Informasi ini berguna untuk identifikasi jenis hama atau penyakit yang menyerang .

Hama Tomat1. Ulat Buah (Helicoverpa spp)

Ulat buah (Helicoverpa spp). Ulat ini menyerang buah tomat yang masih muda, sehingga buahnya membusuk dan berlubang.  Buah tomat yang terserang harus langsung dipetik dan dimusnahkan supaya tidak menular ke tanaman lain yang sehat. ulat ini bisa dikendalikan dengan pestisida nabati yang lebih dan efektiv. Atau menggunakan insektisida Supracide, Curacron, atau Buldok.

2. Lalat Buahhama tomat (Dacus dorsalis)

Lalat buah (Dacus dorsalis). Ciri hama ini adalah berwarna cokelat kekuningan dengan garis kuning membujur pada punggung. Lalat ini umumnya menyerang dengan cara menyuntikkan telur-telurnya kedalam kulit buah tomat. Telur-telur tersebut akan berkembang menjadi larva yang akan menggrogoti buah tomat, sehingga buah tomat menjadi busuk dan rontok. Cara pengendaliaannya dengan menyemprotkan pestisida nabati atau insektisida sistemik sejak berumur satu minggu. Cara lainnya adalah dengan menggunakan perangkap yang berbahan aktif methyl eugenol.

hama tomat3. Larva Ulat Tanah (Agrotis ipsilon)

Ulat tanah (Agrotis ipsilon). gejala tanaman yang masih muda terkulai karena batangnnya terputus. biasanya serangan dimulai pada pukul 17.00 dan banyak terjadi pada musim kemarau. ulat ini berwarna cokelat tua sampai kehitaman, mengkilat, dan mempunyai garis cokelat pada kedua sisinya. masa hidup satu generasi hama ini sekitar 56 minggu. Hama ini senang mencari makan malam hari. Cara pengendalian dengan menabur insektisida Furadan 3G di dekat pangkal pohon atau secara mekanis dengan membunuh ulat satu persatu.

B. Penyakit Pada Tanaman Tomat.1. Blossom End Rot

Blossom and rot (Busuk ujung buah),menyerang buah tomat baik yang masih muda maupun yang sudah tua. gejala serangan pPenyakit Tomatenyakit tomat ini sudah tampak ketika buah masih muda. Mula-mula terlihat bercak berwarna hijau gelap pada ujung buah tomatyang kemudian berubah menjadi basah dan berwarna cokelat sampai kehitaman. Penyakit blossom and rot ini disebabkan kekurangan unsur hara mikro Ca (kalsium). Penyakit ini bisa diatasi dengan berbagai cara, antara lain penebaran kapur dolomit, pemupukan yang berimbang, pengairan yang merata dan penyemprotan CaCl2 dengan frekuensi 5-7 hari sekali dengan konsentrasi 0.1%.

Penyakit Tomat2. Layu Fusarium (Fusarium oxysporium)

Layu Fusarium, penyakit tanaman tomat ini disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Gejala yang terkena penyakit tomat ini ditandai dengan menguningnya daun-daun tua yang kemudian diikuti dengan menguningnya daun muda, tangkai daun terkulai kemudian tanaman menjadi layu. Jika pangkal tanaman dipotong akan muncul warna cokelat berbentuk cincin dari berkas pembuluhnya. Untuk mencegah serangan penyakit ini antara lain dengan pemupukan yang berimbang, pilih bibit tanaman yang tahan terhadap serangan ini, drainase lahan yang baik, perendaman bibit dengan benomil 0.1% sebelum penanaman.

Penyakit Tomat3. Hawar Daun (Phytophtora infestans)

Penyakit Busuk daun atau hawar daun. Penyakit pada tanaman ini disebabkan cendawan Phytophtora infestans. Cendawan menginfeksi daun pada semua stadia pertumbuhan tanaman dan menimbulkan gejala bercak hitam kecoklatan atau keunguan. selanjutnya daun membusuk dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Infeksi ini juga bisa terjadi pada tangkai dan batang tanaman. pengendalian hawar daun secara kultur teknis dengan cara merotasi tanaman, pengolahan tanah secara sempurna, penggunaan varietas yang tahan dan pelaksanaan roguing secara ketat. Pengendalian secara kimiawi antara lain dilakukan dengan menggunakan fungisida agrisan 60 Wp, akofol 50WP, altan 50 WP, antracol 70 WP, Dithane M-45 80WP.

Penyakit Tomat4. Busuk Buah Antrak (Colletotrichum coccodes)

Busuk Buah Antrak. Penyakit tomat ini disebabkan cendawan Colletotrichum coccodes. serangan pada buah menyebabkan timbulnya bercak-bercak kecil, berair, bulat dan cekung. Pada pangkal buah terdapat bercak-bercak berwarna ungu, terletak dekat pangkal tangkai buah. Serangan pada akar dan batang menyebabkan jaringan korteks berwarna cokelat dan daun layu. Pengendalian penyakit pada tomat ini dilakukan dengan melakukan rotasi tanaman, menggunakan mulsa plastik, dan menggunakan varietas tahan. Pengendalian secara kimiawi antara lain dilakukan dengan menggunakan fungisida Diflotan dan Antracol sesuai petunjuk teknis.

Kasih Comentnya Dong ...!!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s