Archive for the ‘PENELITIAN AGRONOMI’ Category


Penulis            : Anonim

Sumber           : Anonim

 Cabai atau cabe merah atau lombok (bahasa Jawa) adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan. Cabe merupakan tanaman perdu dari famili terong-terongan yang memiliki nama ilmiah Capsicum sp. Cabe berasal dari benua Amerika tepatnya daerah Peru dan menyebar ke negara-negara benua Amerika, Eropa dan Asia termasuk Negara Indonesia. Tanaman cabe banyak ragam tipe pertumbuhan dan bentuk buahnya. Diperkirakan terdapat 20 spesies yang sebagian besar hidup di Negara asalnya. Masyarakat pada umumnya hanya mengenal beberapa jenis saja, yakni Cabe besar, cabe keriting, cabe rawit dan paprika. Secara umum cabe memiliki banyak kandungan gizi dan vitamin. Diantaranya Kalori, Protein, Lemak, Kabohidarat, Kalsium, Vitamin A, B1 dan Vitamin C. Baca Selengkapnya Disini >>>……


Penulis   : Anonim

Sumber  : Anonim

Cabe  (Capsicum  Annum  varlongum) merupakan  salah  satu  komoditas  hortikultura  yang memiliki nilai  ekonomi  penting  di  Indonesia.  Cabe merupakan  tanaman  perdu  dari  famili  terong‐terongan yang memiliki nama  ilmiah Capsicum  sp. Cabe berasal dari benua Amerika tepatnya daerah Peru dan menyebar ke negara‐negara benua Amerika, Eropa dan Asia termasuk Negara Indonesia. Tanaman  cabe  banyak  ragam  tipe  pertumbuhan  dan  bentuk  buahnya.  Diperkirakan  terdapat  20 spesies yang sebagian besar hidup di Negara asalnya.Masyarakat pada umumnya hanya mengenal beberapa jenis saja, yakni Cabe besar, cabe keriting, cabe  rawit  dan  paprika.  Secara  umum  cabe  memiliki  banyak  kandungan  gizi  dan  vitamin. Baca Selengkapnya disini >>>;……


Penulis      :   Anonim

Sumber     :   Balai besar Pengkajian & Pengembangan Teknologi Pertanian

                     Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2008.

 Jahe (Zingiber officinale Rosc) adalah tanaman herba tahunan yang bernilai ekonomi tinggi. Tanaman ini umumnya dipanen pada kisaran umur 8-12 bulan, tergantung keperluan. Kalau untuk konsumsi segar, misalnya untuk bumbu masak, jahe dipanen pada umur 8 bulan. Kalau untuk keperluan bibit dipanen umur 10 bulan atau lebih. Namun bila untuk keperluan asinan jahe dan jahe awet, tanaman jahe  dipanen pada umur muda yakni 3-4 bulan.

Jahe juga diperlukan untuk bahan baku obat tradisional dan fitofarmaka. Keuntungan bersih usaha budidaya tanaman jahe bisa mencapai Rp 21 juta lebih/ha.  Permintaan pasar di dalam negeri untuk keperluan berbagai industri belum bisa dipenuhi, sehingga Indonesia masih mendatangkan jahe dari China. Permintaan pasar akan ekspor jahe cukup banyak, di antaranya, Indonesia belum dapat memenuhi permintaan jahe gajah negara Belanda sebanyak 40 ton setiap bulan. Baca Selengkapnya disini >>>……


Penulis                 : Nuansa A.

Sumber                : http://fpk.unair.ac.id

 Wortel (Daucus carota) merupakan jenis sayuran umbi semusim, terpopuler kedua di dunia setelah kentang yang mempunyai kandungan vitamin A yang tinggi (12.000 Satuan Internasional / SI). Wortel tergolong sebagai sayuran sumber serat makanan yang tinggi, merupakan sumber antioksidan alami, kandungan ß-karoten wortel cukup tinggi, mudah diperoleh dan murah harganya. Biasanya wortel berwarna jingga atau putih dengan tekstur serupa kayu. Tanaman wortel berbentuk semak (perdu). Wortel mempunyai batang daun basah yang berupa sekumpulan pelepah ( tangkai daun ) yang muncul. Baca Selengkapnya disini >>> ……


Penulis                 :  Anonim

Sumber                :  Anonim

 Kangkung tergolong sayur yang sangat populer, karena banyak peminatnya. Kangkung disebut juga Swamp cabbage, Water convovulus, Water spinach. Berasal dari India yang kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, China Selatan Australia dan bagian negara Afrika. Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa khususnya di Jawa Barat, juga di Irian Jaya di Kecamatan Muting Kabupaten Merauke kangkung merupakan lumbung hidup sehari-hari. Di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar tanaman kangkung darat banyak ditanam penduduk untuk konsumsi keluarga maupun untuk dijual kepasar. Baca selengkapnya disini>>> ……


Penulis : Suwandi

Sumber: Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Yogyakarta

      Perbanyakan tanaman banyak dilakukan dengan berbagai cara, mulai dengan yang sederhana sampai yang rumit. Tingkat keberhasilannya pun bervariasi dari tinggi sampai rendah, keberhasilan perbanyakan tanaman tergantung pada beberapa faktor antara lain: cara perbanyakan yang digunakan, jenis tanaman, waktu memperbanyak, keterampilan pekerja dan sebagainya.  Perbanyakan tanaman bisa digolongkan menjadi dua golongan besar, yaitu perbanyakan secara generatif dan vegetatif.

     Perbanyakan generatif sudah sangat umum dijumpai, bahan yang digunakan adalah biji. Biji-biji ini biasanya sengaja disemaikan untuk dijadikan tanaman baru, tapi bisa juga tanpa disengaja biji-biji yang dibuang begitu saja dan oleh alam ditumbuhkan untuk menjadi tanaman baru. Tentu saja tanaman baru hasil buangan  ini bisa dijadikan bibit, apabila diketahui segala sifat-sifat kelebihannya. Ini untuk menghindari agar tidak kecewa nantinya, setelah tanaman berbuah misalnya.  Baca selengkapnya disini>>> ……